Sejujurnya aku tak pernah mengharapkan kamu hadir secepat itu. Mungkin juga harapan ini terucap dalam hatimu. Dulu.
Tapi takdir suatu pertemuan tak bisa terelak waktu. Hingga akhirnya kita bertemu. Diselimuti tingginya rasa ingin tahu. "Siapakah kamu?"
Rasa ingin tahu rupanya mampu membuat pipiku bersemu tiap aku melihat kamu. Namun entah dengan dirimu. Apakah dalam dirimu tercipta pula rasa yang membuncahkan rindu. Atau malah sekadar mengenalku pun bukanlah hal yang perlu.
Tapi takdir suatu pertemuan tak bisa terelak waktu. Hingga akhirnya kita bertemu. Diselimuti tingginya rasa ingin tahu. "Siapakah kamu?"
Rasa ingin tahu rupanya mampu membuat pipiku bersemu tiap aku melihat kamu. Namun entah dengan dirimu. Apakah dalam dirimu tercipta pula rasa yang membuncahkan rindu. Atau malah sekadar mengenalku pun bukanlah hal yang perlu.
posted from Bloggeroid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar